Wahai Para Suami Lindungilah Istrimu..!!

Sesungguhnya hidup berkeluarga adalah salah satu nikmat Alloh yang wajib disyukuri. Termasuk nikmat Alloh kepada kita adalah disediakan untuk kita pasangan hidup yang dengannya kita merasakan ketentraman (sakinah), penuh cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rohmah). Termasuk dalam mensyukuri nikmat Alloh adalah kita tegakkan aturan Allah dalam rumah tangga kita. Dewasa ini banyak penyimpangan yang terjadi karena ketidaktahuan para suami terhadap hukum-hukum Alloh dan sedikitnya rasa cemburu para suami terhadap istri-istri mereka.

suami istri idaman

Wahai para suami… sesungguhnya sifat cemburu seorang suami pada istrinya adalah sifat yang sangat terpuji dan dicintai Alloh dan Rosul-Nya . Sebaliknya, tidak cemburu atau minimnya rasa cemburu merupakan sifat tercela yang menyebabkan seseorang diharamkan dari surga.

Rosululloh bersabda: “Ada tiga golongan yang Alloh haramkan atas mereka surga, (1) orang yang pecandu minuman keras; (2) orang yang durhaka kepada orang tuanya; (3) dan dayyuts, yaitu orang yang merestui kekejian pada keluarga (istri)nya.” (HR. Ahmad, Hakim dan an-Nasai)

Wahai para suami… istrimu adalah kehormatanmu, karena itu wajib engkau jaga dari setiap penodaan dan termasuk pelecehan terhadap kehormatanmu jika laki-laki lain bebas memandang kecantikan Istrimu atau keindahan tubuhnya. Jika engkau laki-laki yang memiliki fitroh yang selamat, engkau harus cemburu terhadap hal itu. Engkau harus larang istrimu dari berdandan ketika hendak keluar rumah, atau menggunakan parfum, atau mengenakan pakaian yang ketat sehingga menampakkan bentuk tubuhnya, atau berpakaian transparan, itu semua dilarang oleh syariat Islam dan termasuk dosa besar yang diancam dengan neraka. Na ‘udzubillahi min dzalik.

Jika engkau mencintai istrimu, maka engkau harus melindunginya dari kemurkaan Alloh dan sentuhan api neraka.
Rosululloh bersabda: “Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya, maka ia seorang pezina.”(HR. Ahmad)


Apakab engkau rela jika istrimu termasuk dalam golongan yang disebut dalam hadits tersebut? Tentu tidak. Bagaimana mungkin engkau membiarkan laki-laki lain memandangi atau menikmati kecantikan istrimu atau keindahan tubuhnya, padahal mereka juga memiliki syahwat sepertimu? Wahai para suami.. janganlah engkau tunduk terhadap kemauan istrimu yang menyalahi syariat Alloh, sebab engkau adalah pemimpin bagi istrimu dan bukan kebalikannya. Juga tidak boleh engkau menaati manusia dalam bermaksiat kepada Alloh .

Waspadalah… bahwa istrimu bisa menjadi musuh bagimu jika engkau tidak mendidik dan mcngaturnya dengan aturan Islam. Wahai para suami… janganlah engkau terpedaya dengan budaya barat yang serba bebas dalam mengumbar hawa nafsu, jangan sampai engkau latah meniru-niru mereka, atau meniru gaya hidup mereka. Sebab Rosululloh bersabda: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Wahai para suami… jangan engkau izinkan istrimu pergi dengan sopir pribadimu tanpa keikutsertaanmu, sebab itu termasuk kholwat yang dilarang oleh syariat Islam.
Rosululloh bersabda: “Jangan sampai seseorang di antara kalian berduaan dengan wanita, kecuali dengan mahromnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Jangan engkau izinkan istrimu menghadiri pesta atau walimah yang pengunjungnya bercampur baur antara laki-laki dan wanita, atau diperdengarkan di dalamnya musik dan lagu-lagu.

[ad code=2 align=center]

Updated: 03/07/2012 — 10:10 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme