Taubat dan cepat kembali!!

taubat
Bertaubatlah!!

Dunia ibarat pasar. Setelah beberapa saat, tidak akan tersisa seorang pun disana. Saat menjelang malam, semua penghuninya akan pergi dari sana. Maka kembalilah segera pada jalur menuju kebaikan akhirat. Bertaubatlah dan jangan berputus asa. Orang yang mau cepat ber taubat, kelak keburukannya akan diganti dengan kebaikan.

“Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan beramal sholeh, mereka itulah orang-orang yang Alloh ganti keburukan-keburukan mereka dengan kebaikan-kebaikan, Alloh maha pengampun lagi maha penyayang.”(QS.al-Furqon:70)

Orang yang taubat akan mendapat cinta Alloh

“…Sesungguhnya Alloh mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang membersihkan diri.”(QS.al-Baqoroh:222)

Rosululloh sholallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sungguh, Alloh lebih senang dengan taubat seorang hamba saat ia bertaubat kepada-Nya daripada kesenangan salah seorang dari kalian yang berada di tengah padang pasir bersama binatang tunggangannya lalu binatang itu hilang, padahal ia membawa bekal makanan da minumannya. Orang itupun merasa putus asa. Lalu dia merebahkan badannya di bawah pohon rindang seteah putus harapan terhadap hewan tunggangannya. Saat dia rebahan itulah tiba-tiba hewan tunggangannya kembai berada di depannya. Dengan cepat dia meraih tali kekangnya,dan karena saking gembiranya, ia berteriak, ‘Ya Alloh, Engkau hambaku dan aku adalah Robbmu!’ karena kegembiraan yang meluap, dia sampai salah ucap.”(HR.Muslim)

Taubat yang di terima oleh Alloh

Taubat yang di terima oleh Alloh tentu saja adalah taubat nasuha(yang sungguh-sungguh), yaitu yang memenuhi persyaratan sebagaimana telah disepakati para ulama. Jika dosa itu berhubungan antara seorang hamba dengan Alloh tanpa ada kaitannya dengan manusia, maka ada tiga syarat, yaitu:
1. Berhenti dari perbuatan maksiat
2. Menyesalinya dan
3. Bertekad untuk tidak mengulanginya lagi
Sementara jika ada kaitannya dengan hak manusia, maka syarat itu ditambah dengan menyelesaikan urusannya dengan orang yang bersangkutan seperti mengembalikan haknya.

Keindahan seorang yang ber taubat adalah keindahan yang tak ternilai harganya, karena ia mendapatkan kembali cahaya hidayah Alloh setelah diselimuti oleh kegelapan. Sehingga menjadi keharusan bagi dirinya untuk menjaga hidayah itu. Alloh SWT menegur hamba-Nya yang mengulur-ulur waktu dan menunda-nunda untuk bertaubat dengan berbagai alasan melalui firman-Nya,“Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk secara khusyu hati mereka mengingat Alloh dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan(kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diberi kitab, lalu mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan diantara mereka adalah orang-orang fasik.”(QS.al-Hadid:16)

Jika Alloh SWT dalam ayat diatas bertanya, belum tibakah saatnya? Maka jawaban kita adalah, kini telah tiba saatnya bagi kita untuk bertaubat kepada-Mu ya Robb. Akhirnya sebait doa yang diriwayatkan dari Ibnu Umar RA bahwa ia berkata:“Kami pernah mengulang-ulang sebuah doa bersama Rosululloh sholallahu ‘alaihi wasallam di suatu majlis sebanyak 100 kali”, layak untuk kita panjatkan, Robbighfirlii watub’alayya innaka antat Tawwaabur-Rohiim” Robbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.”(HR.Bukhori)

Cepat kembalilah saudaraku… Sebelum kematian datang. Sebelum nafas sampai tenggorokan. Sebelum kita berbungkus kain kafan. Sebelum rumah kita sekedar ubang sempit tak berpintu, tak berjendela, sempit menghimpit di pekuburan. Cepat taubat dan kembalilah pada ketaatan pada Robb-Mu.

Updated: 07/06/2012 — 9:27 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme