Pertemuan Penghuni Surga Dengan Dzat Yang Maha Agung

Saudaraku kaum muslimin!

Saat orang-orang mukmin memasuki surga, hasil dari amal sholih yang diterima Alloh. Saat itulah kebahagiaan dan kesenangan tiada tara akan diraih dan dinikmatinya. Kebahagiaan yang tak pernah putus dan hilang selamanya. Kesenangan yang tak mungkin lenyap dan punah, abadi sepanjang masa.

perjumpaan para penghuni surgaDi tengah kebahagiaan dan kesenangan yang dinikmati orang-orang yang beriman, suatu seruan undangan pun datang: “Wahai penghuni surga! Sesungguhnya Alloh memiliki janji yang ingin Dia tunaikan untuk kalian?”. Para penghuni surga itupun saling bertanya-tanya: “Bukankah Dia telah memutihkan wajah-wajah kita? Bukankah Dia sudah memasukkan kita ke surga dan menyelamatkan kita dari neraka? “Masih adakah yang lebih membahagiakan dan menyenangkan dari ini semua?”.

Sebelum segala pertanyaan kebahagiaan jiwa-jiwa mereka berhenti, tiba-tiba cahaya memenuhi alam surga… Dia ¬†Yang Maha Rahman menyapa hamba-hamba-Nya dari atas singgasana “Salam sejahtera untuk kalian wahai penghuni surga!”. Merekapun menjawab: “Ya Alloh! Engkaulah Yang Maha Sejahtera, dari-Mu seluruh sejahtera. Maha Berkah dan Maha Tinggi Engkau. Wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan”. Semua merekapun bersujud. Alloh berfirman: “Hai hamba-hamba-Ku! Angkatlah kepala kalian! Ini adalah tempat pembalasan, bukan tempat beramal”.

Diapun menyingkapkan hijab wajah-Nya Yang Maha Indah dan Mulia. Cahaya wajah-Nya memancar indah dan mulia tiada tandingan. Di saat itu, para penghuni surga merasakan nikmat dan bahagia yang tiada taranya, walaupun dengan kenikmatan dan kebahagiaan semua isi surga. Diapun berbicara kepada hamba-hamba-Nya yang dicinta: Mana hamba-hamba-Ku yang dulu mentaatiku secara gaib? Mana hamba-hamba-Ku yang dulu tidak melihat-Ku, tapi tetap beribadah kepada-Ku?”

Setiap hamba diajak bicara satu-persatu oleh Dia, Alloh Sang Maha Raja Diraja. Dia mengingatkan banyak amal hamba-hamba-Nya itu: “Masih ingatkah engkau di hari itu engkau mengerjakan ini? Ingatkah engkau di hari itu engkau melakukan kesalahan ini?” Dengan cepat sang hambapun: “Tidakkah Engkau ampuni aku ya Robb?. Alloh menjawab pula: “Tentu. Dengan ampunan-Ku lah engkau meraih derajat ini.

“Wajah orang-orang mukmin pada hari itu berseri-seri.Kepada Tuhannyalah mereka melihat”.(QS. Al-Qiyamah[75]:22-23). Lalu Alloh berfirman kepada para malaikat: “Hai malaikat-Ku! Mereka adalah hamba-hamba-Ku. Mereka adalah tetangga dan keluarga-Ku. Berilah mereka makan, berilah pakaian dan minuman mereka, perlakukan mereka dengan baik!” Kemudian gumpalan awan akan datang di atas mereka menurunkan hujan minyak kesturi.

Saat seorang hamba kembali ke bidadari-bidadarinya setelah perjamuan dan perjumpaan itu, para bidadari itupun berkata: “Wajahmu lebih tampan dibandingkan saat engkau tinggalkan kami tadi”. Hamba itupun berkata: “Bagaimana aku tidak bertambah tampan? Kami baru saja duduk-duduk dan berjumpa dengan Alloh, Maha Diraja. Di saat itu Dia berfirman: “Hai hamba-hamba-Ku. Aku liputi untukmu keridhoan-Ku, Aku tak akan murka selama-lamanya”.

Alloh berfirman: “Alloh menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan mendapat tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn, dan keridhoan Alloh adalah lebih besar, itu adalah keberuntungan yang besar”.(QS. At-Taubah[9]:72)

Updated: 07/06/2012 — 9:37 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme