Peradaban Setan

Alloh SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kalian turut langkah-langkah syetan. Sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagi kalian.”(QS. al-Baqoroh:208)

Tipudaya SetanAyat yang mulia ini memerintahkan seluruh orang yang beriman untuk masuk dalam satuan-satuan keislaman secara sempurna dan paripurna. Demikianlah, wujud kesempurnaan dan keparipurnaannya telah berhasil diabadikan oleh Rosululloh dan para sahabatnya dalam sebuah masyarakat Islami yang penuh keridhoan Alloh.

Ayat ini dilanjutkan dengan larangan tegas untuk mengikuti langkah-langkah dan jejak-jejak setan, karena setan adalah musuh yang sangat jelas bagi manusia. Setiap jengkal dari jejak dan langkah manusia tidak berpedoman kepada Islam secara paripurna dan sempurna, setiap jengkal itu pula berarti dia mengikuti langkah-langkah dan jejak-jejak setan. Dengan demikian, apapun yang kita lihat di dunia ini hanya ada dua peradaban yang terbentuk: Peradaban Islam atau peradaban setan.

Peradaban setan ditandai oleh munculnya agama-agama selain Islam (Yahudi, Nasrani, Majusi, Hindu, Budha, Ahmadiyah, Syi’ah dan lain-lain). Disingkirkannya sumber hukum Alloh dengan digantikan oleh hukum-hukum yang dibuat oleh para pembesar umat. Begitupula munculnya aliran-aliran yang memalsukan kemurnian Islam yang diterapkan oleh Rosululloh dan para sahabatnya (Sipilis, Torikot-torikot sufiyah dan lain-lain).

Banyaknya kemaksiatan yang bertentangan dengan hukum-hukum Alloh (pembunuhan, zina, lesbianisme dan homoseksual, minuman keras dan obat-obatan terlarang, penipuan besar-besaran, riba dan lain-lain). lntinya seperti yang dikatakan oleh Qotadah : “Setiap maksiat kepada Alloh adalah khutuwat (langkah-langkah) setan.” [Lihat al-Durrul Mantsur]

lbnu Katsir mengatakan bahwa peradaban setan ditandai oleh 3 hal yang difirmankan oleh Alloh:

“Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kalian berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Alloh apa yang tidak kalian ketahui.” (QS. al-Baqoroh (2): 169)

Ciri-Ciri Masyarakat berperadaban Setan

Ketiga ciri yang mendominasi masyarakat berperadaban setan adalah:

1. As-Su’ (Keburukan): Semua perbuatan buruk yang melampaui batas norma dan nilai, atau bahkan kewajaran.

2. Al-Fahsya’ (Kekejian): Semua perbuatan busuk dan keji serta kemaksiatan.

3. Bid’ah dan kekafiran di hampir mayoritas sisi peradaban masyarakat.

Peradaban modern saat ini, merupakan bentuk nyata dari peradaban setan dengan berbagai bentuk dan aksesorisnya. Peradaban anti Islam yang murni, peradaban yang membuka semua pintu ajaran-ajaran kesesatan, kecuali Islam yang bersih, itulah hakekat dan wujud asli dari peradaban setan. Yang amat disayangkan, ternyata fenomena penampakan peradaban setan tersebut, kini bahkan telah menjelma menjadi realitas yang diakui. Bukan hanya diakui, bahkan dipromosikan dan dijajakan dengan sangat massif dan dijadikan sebagai sebuah entitas wajib yang dianggap ideal dan realitas. Wal iyadzu biIiah.

Hegemoni dan cengkeraman peradaban setan, sebenarnya adalah target yang telah jauh-jauh hari dicanangkan dan diplanningkan setan dalam menyesatkan umat manusia. Yaitu menghalangi mereka dari jalan yang lurus (shirothul mustaqim), atau dari peradaban Islami. Dalam hal ini setan sendiri berkata:

“Saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari jalan-Mu yang lurus.” (QS. al-A’rof [7]: 16)

Karena itu, dengan berbagai cara, utamanya melalui setan-setan manusia yang dianggap sebagai pemilik peradaban, setan-setan “asli” melancarkan berbagai proses permusuhan dan pelbagai kreasi inovatif untuk menjadikan peradaban setan dapat menyeruak dalam kehidupan dan peradaban manusia. Sekali lagi, ini pula yang telah dijanjikan dan di proklamirkan sendiri oleh setan:

“Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan juga dari kiri mereka.” (QS. al-A’rof [7]: 17)

Demikian janji setan untuk menggelontorkan peradaban setannya agar diberlakukan oleh umat manusia. Bila demikian halnya, sungguh naif dan telah terjerembab ke dalam nafsu setan bila umat manusia tidak menyadari eksistensi peradaban setan tersebut, atau malah menikmatinya!

Updated: 01/08/2012 — 1:48 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme