Mendatangi Neraka

Salah satu peristiwa dahsyat yang bakal dialami oleh setiap orang ialah keharusan menyeberangi suatu jembatan yang dibentangkan di atas punggung neraka jahannam. Tidak ada satupun yang bisa mengelak ataupun menghindar dari ketetapan ini. Tidak ada pengecualian sama sekali.

“Dan tidak ada seorang pun diantara kalian melainkan pasti mendatangi neraka. Hal itu bagi Robbmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertaqwa dan membiarkan orang-orang yang zholim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.”(QS. Maryam :71)

dahsyatnya azab nerakalbnu Katsir menjelaskan bahwa setiap orang pasti mendatangi Jahannam. Kemudian orang-orang bertaqwa selamat, adapun orang zholim dan munafik akan jatuh tergelincir ke dalam neraka jahannam yang sangat dalam. Secara detail Nabi menggambarkan:  “Dan neraka Jahannam itu memiliki jembatan yang lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang. Di atasnya ada besi-besi yang berpengait dan duri-duri yang mengambil siapa saja yang dikehendaki Alloh. Dan manusia di atas jembatan itu ada yang (melintas) laksana kedipan mata, ada yang laksana kilat dan ada yang laksana angin, ada yang laksana kuda yang berlari kencang dan ada yang laksana onta berjalan. Para malaikat berkata: “Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah.” Maka ada yang selamat, ada yang tercabik-cabik lalu diselamatkan dan juga ada yang digulung wajahnya ke dalam neraka.” (HR. Ahmad)

Saat Rosululloh berada di rumah Hafshoh beliau bersabda: “Tidak akan masuk neraka orang yang mengikuti perang Badar dan perjanjian Hudaibiyah.” Hafshoh bertanya, bukankah Alloh berfirman: “Dan tidak ada seorangpun diantara kalian, melainkan pasti mendatangi neraka”. Rosululloh menjawab, “Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertaqwa dan membiarkan orang-orang yang zholim di dalam neraka dalam keadaan berlutut” (QS. Maryam: 71)

Rosululloh juga bersabda: “Tidak seorang pun dari kaum muslimin ditinggal mati 3 anaknya (dan ia tetap bersabar dalam keadaannya), melainkan neraka tidak akan menyentuhnya, kecuali ia hanya mendatanginya (melintasinya) saja.”(HR. Bukhori dan Muslim)
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata, “Kedatangan kaum muslimin adalah melewati jembatan yang melintas di atasnya. Adapun kedatangan kaum musyrikin berarti memasukinya.”

Siapakah Yang Akan Masuk Neraka

Alloh akan memberikan cahaya kepada semua kaum Muslimin, baik mereka yang imannya sejati, mereka yang banyak berbuat dosa, maupun kaum munafik yang mengkhianati keimanannya, sama-sama memperolehnya. Namun ketika sedang melintasi jembatan tersebut orang-orang yang imannya sejati akan terus ditemani dan diterangi oleh cahaya tersebut hingga selamat sampai ke ujung penyeberangan.

Orang-orang yang banyak berbuat dosa akan tercabik-cabik hingga terluka, semakin banyak dosanya semakin dalam lukanya. Diantara para pendosa ini ada yang selamat meski dengan luka parah, namun ada juga yang dilalap api neraka. Sedangkan orang-orang munafik hanya sampai setengah jalan, tiba-tiba Alloh mencabut cahaya yang tadinya menerangi mereka sehingga mereka berada dalam kegelapan, lalu terjatuhlah mereka.

Rosululloh bersabda: “Sesungguhnya Alloh akan memanggil umat manusia di akhirat nanti dengan nama-nama mereka dengan ada tirai penghalang dari-Nya. Adapun di atas jembatan Alloh memberikan cahaya kepada setiap orang beriman dan orang munafiq. Bila mereka telah berada ditengah jembatan, Aloh pun segera merampas cahaya orang-orang munafiq. Mereka menyeru kepada oranq-orang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahaya kamu.” (QS al-Hadid:13). Dan berdoalah orang.orang beriman: “Ya Robb kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami. (QS at-Tahrim: 8) Ketika itulah setiap orang tidak akan ingat orang lain.” (HR. Thobroni)

Semoga Aloh melindungi kita dari dahsyatnya azab neraka, aamiin…

[ad code=2 align=center]

Updated: 03/07/2012 — 10:10 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme