Kebejatan Homoseksual dan Lesbi

Dalam Islam, homoseks (hubungan seks antara pria dengan sesama pria) merupakan satu dosa yang besar. Lebih besar ketimbang zina antara lelaki dengan perempuan. Begitu pula dengan lesbian (zina antara wanita dengan sesama wanita). Dalam al-Quran Alloh melaknat kaum Luth yang melakukan homoseks dan lesbian sehingga menyiksa mereka.

Kebejatan Homoseksual“Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kalian? Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Datangkanlah kepada kami azab Alloh, jika kamu termasuk orang-orang yang benar (QS. al-Ankabut:28-29)

Oleh karena itu salah satu bencana besar yang melanda kaum nabi Luth sampai mendatangkan adzab Alloh adalah perilaku homoseksual mereka. Berhubungan suami istri dengan sesama jenis merupakan satu perilaku yang sangat hina dan rendah, baik dalam pandangan agama, akal maupun tabi’at manusia.

Kecaman Alloh Kepada Pelaku Homoseksual

Kecaman Alloh telah difirmankan-Nya dengan berbagai kata yang menggambarkan kebusukan perilaku homoseksual (termasuk lesbian di dalamnya). Di antaranya Alloh  memberikan gelar mereka:

1. Masyarakat yang fasik (yang keluar dari fitrah keta’atan) kepada Alloh.
“Dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik” (QS. al-Anbiya’ [21]:74)

Imam at Thobari mengatakan: “Mereka adalah masyarakat yang menyelisihi perintah Alloh serta keluar dari keta ‘atan kepada-Nya dari amal-amal yang diridhoi-Nya”.Negeri Sodom saksi sejarah hancurnya bangsa yang masyarakatnya telah terjerembab ke dalam jurang penyakit homo (atau lesbi) yang busuk.

2. Masyarakat yang isrof (melampaui batas) dalam menyalurkan tabi’at kemanusiaan yang telah dianugerahkan Alloh.
“Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka) bukan kepada wanita, sesungguhnya kalian ini adalah kaum yang melampaui batas” (QS. al-A’rof [7]: 81)
Al Baghowi mengatakan: Mereka melampaui batas yang halal dengan melakukan yang haram

3. Masyarakat yang ifsad (merusak) sendi-sendi kehidupan umat manusia di alam dunia.
Luth berdo‘a: “Ya Robbku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu “. (QS. al Ankabut [29]:30)
Ibnu ‘Ajibah mengatakan: (kaum yang berbuat kerusakan itu) adalah dengan membuat-buat tradisi hubungan seksual baru yang busuk, membudayakannya dan mentradisikannya di kalangan manusia”.

4. Masyarakat yang dzolim (merusak) kehidupan umat manusia.
“Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk (Sodom) ini, sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim” (QS. al-’Ankabut [291:31)

Jika perilaku busuk (homoseksual) ini sudah menjadi budaya yang tak lagi dilarang di negeri ini, tentu kita sebagai masyarakatnya akan menanggung hukuman dengan penyakit yang benar-benar tak berperikan, yang belum pernah ditimpakan kepada umat-umat sebelum kita. Naudzubillah min dzalik

Rosululloh bersabda: “Jika perbuatan keji (seperti zina) dilakukan masyarakat dengan terang-terangan, maka akan tersebar wabah penyakit tho‘un (penyakit menular yang mematikan) dan penyakit-penyakit lainnya yang tidak ada pada orang-orang terdahulu.” ( HR. Ibnu Majah dan al-Bazzar dari Ibnu ‘Umar) 

Semoga kita terhindar dari penyakit homoseksual yang nista dan menjijikan ini, aamiin…

Updated: 29/07/2012 — 8:31 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme