Islam Dibenci-Yahudi Dibela

Gelombang fitnah yang menyeret umat ke jurang keterpurukan kian memuncak. Selaras apa yang telah dikabarkan Nabi bahwa umat akhir zaman ini selangkah demi selangkah akan mengikuti jejak Nashrani dan Yahudi. Jauhnya hubungan dengan Alloh adalah sumber malapetaka. Hilangnya kecintaan yang benar kepada Alloh, kepada apa-apa yang dicintai dan yang dibenci-Nya akan menggeser nilai-nilai keimanan dari relung-relung jiwa kaum Muslimin. Yang pada akhirnya banyak kaum Muslimin mencintai musuh-musuh Alloh dan memusuhi kekasih-kekasih Alloh.

Islam dan penyerunya di jauhi, justru Yahudi dan penyerunya di bela dan dicintai. Mencintai kekafiran atau mengikuti gaya hidup orang kafir adalah HARAM. Penyerupaan atau tasyabbuh adalah hal yang dilarang dan dibenci di dalam ajaran Islam.

Dengan melihat fenomena umat dewasa kini, kita sampai kepada kesimpulan, bahwa umat masih terlalu awam. Hanya untuk sekedar mengakui dan mengatakan hanya Islam agama yang benar dan yang akan diterima di sisi Alloh , mereka masih gengsi, riskan dan malah kontradiktif.

Fenomena pemahaman-pemahaman liberal yang merambah masuk dunia Islam nusantara kini banyak diminati dan digandrungi serta dibela. Sebut saja Irshad Manji, salah satu tokoh feminis Kanada yang diagung-agungkan oleh kaum liberalis. Kedatangan dia ke Indonesia menjadikan banyak kalangan pro dan kontra. Sudah sepantasnya kaum Muslimin menolak kehadirannya.

Tentunya kaum Muslimin dengan keimanannya menolak pemahaman Irshad Manji yang mengatakan, “I’m a lesbian/gay Muslim”

“Sebagaimana anda ketahui, saya adalah seorang lesbian dan saya tidak meminta persetujuan kaum Muslim atas orientasi seksual saya. Saya hanya meminta persetujuan dari dua entitas saja: Sang Pencipta dan nurani saya.”-lrshad Manji- (IslamLib)

Islam dengan tegas melarang Homoseksual dan Lesbian di dalam al-Qur’an surat al-A’Raaf ayat 80-84. Penetapan hukum haramnya homoseksual menjadi ijma’ dan itu diperkuat oleh dalil-dalil dari al-Qur’an dan al-Hadits.

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (lngatlah) tatkala dia berkata kepada mereka:’ Mengapa kalian mengerjakan perbuatan faahisyah ini, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum kalian?” (QS. al-A ’raf [07]: 80)

Anehnya banyak dari kalangan yang mengaku intelektual muslim sampai kepada kalangan artis sebagian besar mereka mengamini serta memuji Irshad Manji. Sebut saja pentolan grup band Dewa 19 Ahmad Dhani rupanya ikut geram dengan peristiwa pembubaran paksa diskusi buku Irshad Manji, tokoh lesbian asal Kanada yang menuliskan pemikirannya tentang agama Islam. Dalam akun Twitternya@ahmaddhaniprast Ahmad Dhani mengatakan Indonesia akan malu bahwa dalam sejarah bangsa ini ada kekerasan yang membawa-bawa agama.

Belum surut kaum Muslimin menolak kehadiran Irshad manji, kemudian disusul santer dengan akan kehadiran Lady Gaga ke Indonesia. Kehadirannya membius kalangan generasi muda negeri ini yang mayoritas muslim. Teriakan histeris bukti dukungan mengalir terus menyambut kedatangannya.

Kemunculan Lady Gaga itu ada kaitannya dengan misi Zionis Yahudi. Gaga, oleh Zionis Yahudi adalah salah satu icon baru di bidang budaya dan entertaiment. Zionis, dengan organisasi bawah tanahnya seperti freemasonry dan illuminati selalu menciptakan sosok-sosok baru dari berbagai bidang untuk dijadikan idola yang kemudian menjerat lawan-lawan nya.

Itu di bidang politik. Di bidang budaya, entertaiment (hiburan), Zionis Yahudi menghipnotis generasi muda—khususnya dari kalangan Islam—dengan merusak moral dan akhlak mereka. Kehadiran Lady Gaga sarat dengan misi dekadensi moral. Beberapa butir isi Protokolat Zionis jelas-jelas menyebutkan penghancuran generasi muda itu.

Henry Ford, pendiri dan pemilik perusahaan mobil Ford Amerika Serikat yang semula tak yakin adanya konspirasi Zionis atas dunia, akhirnya menulis sebuah buku yang membongkar program-program jahat itu. Dalam buku yang sempat dimusnahkan Yahudi AS itu, Henry Ford—yang membongkar kebusukan lobi Yahudi, menyimpulkan, untuk mencapai tujuannya kalangan Yahudi menggunakan cara-cara yang sesuai karakter mereka, yakni: dominasi atau hancurkan!

Gambaran di atas hanyalah beberapa kasus saja yang seharusnya bisa membuka mata umat ini terbuka lebar dan senantiasa waspada. Selamanya dan akan terus terjadi peperangan abadi antara iblis dengan manusia. Pembela Alloh dan pembela iblis. Tidak akan ridho Yahudi dan Nashrani kepada umat Islam, sehingga umat Islam mengikuti agama mereka. Kita berlindung pada Alloh dari makar-makar mereka.
Allohu al-Musta’an.

Updated: 12/08/2012 — 9:17 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme