Ilmu Kunci Peradaban

“Bacalah dengan (menyebut) nama Robbmu yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Robbmulah yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaraan Qolam”(QS. al-Alaq [96]:1-4)

Ayat yang mulia ini, merupakan permulaan diturunkannya wahyu kepada Rosululloh ketika beliau bertahannuts, menyendiri dalam peribadatan kepada Alloh Peribadatan yang sangat dibutuhkan untuk menguraikan berbagai ikatan hawa nafsu dan syahwat.

Ilmu Dalam KehidupanPada bulan Romadhon, yaitu malam turunnya Malaikat Jibril ke hadapan Nabi di saat menyampaikan wahyu, “Bacalah dengan (menyebut) nama Robbmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah. Bacalah, dan Robbmulah yang paling pemurah yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qolam.” (QS. al-’Alaq [96]: 1-4)

Kisah permulaan turunnya wahyu diceritakan di dalam Shohihain (al-Bukhori dan Muslim) dari ‘Aisyah berkata:

“Permulaan wahyu yang dialami Nabi adalah mimpi yang benar, beliau tidak melihatnya kecuali seperti cahaya dipagi hari, kemudian ia senang menyendiri, lalu ia menyendiri di gua Hira, dan ia beribadah di dalamnya beberapa malam sebelum kembali ke keluarganya untuk mengambil perbekalan. Dia lakukan seperti ini berulang-ulang sampai turunnya wahyu kepada beliau di gua Hira, maka datanglah malaikat Jibril kepadanya dengan mengatakan, “Bacalah!’ beliau menjawab, “Saya tidak bisa membaca” Rosululloh bercerita, “Lalu aku dipeluknya sampai aku kepayahan, kemudian dilepaskan kembali, dan berkata, ‘Bacalah!’ Aku jawab, ‘Saya tidak bisa membaca.’ Lalu aku dipeluknya lagi untuk ketiga kalinya, terus dilepaskan lagi. Maka ia berkata, ‘Bacalah dengan (menyebut) nama Robbmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah. Bacalah, dan Robbmulah yang paling pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaroan qolam.”

Pelajaran Dari Ilmu

Dari kisah ini, kita dapat mengambil beberapa pelajaran yang sangat berharga.
1) Kedudukan ilmu yang agung berawal dari kalimat perintah “Bacalah”, yang terucap dalam peristiwa kenabian Rosululloh .

2) Di antara tanda-tanda kerosulan, terlihat pada pentingnya “Qolam” atau tulisan sebagai objek yang menjadi perhatian besar dalam peristiwa kerosulan Muhammad.

3) Sumber utama ilmu yang bermanfaat dari Alloh adalah Dia mengajarkan manusia dengan “Qolam” tentang segala sesuatu yang tidak pernah diketahui oleh manusia, ilmu inilah kunci peradaban yang utama dan menjadi sumber pengetahuan manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia dan akhirat.

Inilah kunci peradaban manusia, yang membuka semua cakrawala ilmu pengetahuan di dunia dan akhirat, yang merupakan sumber kebaikan, menghantarkan manusia kepada kebenaran, yang akhirnya selamat dari hawa nafsu dan syahwat sehingga tercapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Allohu a’lam.

Updated: 16/08/2012 — 9:34 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme