Bebas hutang, Kenapa Tidak…

 bebas hutangKebutuhan yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan zaman, sementara penghasilan tidak juga bertambah sering membuat orang terjebak dalam utang. Jika utang dimanfaatkan untuk sesuatu yang produktif , misalnya membuka usaha kecil, tentu sah-sah saja. Tapi, kebanyakan utang justru digunakan untuk keperluan konsumtif. Dan akhirnya hidup tersiksa karena terbelit utang.

Solusi Bebas Hutang

Hidup tenang dan tentram tanpa terganggu utang adalah keinginan semua orang. Lantas, bagaimana agar bisa bebas utang dan bisa lebih menikmati hidup? Berikut ini adalah beberapa kiat praktis yang bisa digunakan untuk meminimalisir keinginan berutang.

1. Introspeksi Diri
Begitu utang menumpuk biasanya orang akan terhanyut dalam kesedihan dan kebingungan bagaimana melunasinya. Padahal ada satu hal yang lebih penting untuk dilakukan. Memikirkan mengapa utang itu bisa muncul. Begitu Anda tahu, hal ini adalah langkah awal untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Lalu tanyalah pada diri sendiri, sanggupkah kita hidup tanpa berutang atau kartu kredit? Jika jawabnya bisa. Nah selamat, Anda siap untuk memulai langkah hidup bebas utang.

2. Tegakkan Disiplin
Corét semua kebutuhan yang sifatnya tidak primer seperti, makan di restoran, bertamasya, jalan-jalan ke mall atau ke luar kota, beli sepatu dan tas bermerek yang mewah dan sebagainya. Hitung setiap rupiah, jangan lupa sisihkan uang untuk berderma sesuai kemampuan Anda. Sekali lagi jangan mengasihani diri sendiri dengan membiarkan berbagai kebutuhan bukan primer tetap menyedot uang Anda. Lebih baik gunakan uang itu untuk menyelesaikan utang Anda.

3. Melunasi Hutang dari yang Terkecil
Buat target waktu kapan Anda akan menyelesaikan semua utang. Bayar semua utang dari sisa pendapatan dikurangi kebutuhan pokok yang tak bisa dihindari. Mulailah berkonsentrasi untuk memangkas utang dari  yang terkecil. Begitu cicilan dan utang terkecil selesai, Anda bisa menggunakan uang yang tadinya secara rutin untuk membayar utang terkecil mulai mempercepat proses guna pengurangan utang yang lebih besar. Asal Anda bisa disiplin dengan pola ini, banyak yang telah terbebas hutang hanya dalam waktu 12-18 bulan saja!

4. Rem Nafsu Belanja
Untuk melunasi utang, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui, kemana saja larinya uang Anda. Evaluasilah money diary Anda. Mungkin, Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa selama ini Anda membelanjakan uang lebih banyak dari yang Anda bayangkan untuk hal yang tidak diperlukan. Setelah itu, tulis setiap rupiah yang akan Anda belanjakan bulan depan, sehingga Anda tidak mengulangi pola belanja gila-gilaan.

5. Prioritaskan Pelunasan
Pertama: utang mendesak, yaitu yang bernilai tinggi dan penting untuk aktivitas sehari-hari, misalnya cicilan kredit, rumah atau mobil -yang jika tidak dilunasi mungkin akan disita, sehingga mengganggu produktivitas Anda.
Kedua: utang yang menyangkut kepentingan keluarga, misalnya pinjaman untuk sekolah anak -yang jika tidak dibayar, mungkin akan membuat anak Anda tercoret dari daftar murid

6. Buat Dana Darurat
Selesai melunasi semua utang bukan berarti waktunya berleha-leha. Pastikan kebutuhan tidak tiba-tiba membengkak begitu utang selesai. Gunakan uang yang tadinya rutin diposkan untuk membayar utang untuk tabungan dan dana darurat. Ini akan bermanfaat pada saat terjadi  kejadian darurat seperti kecelakaan, kebakaran, sakit berat dan sebagainya. Sehingga saat kejadian itu terjadi Anda tak perlu lagi berutang atau berpaling pada kartu kredit.

Demikianlah beberapa tips yang bisa dijadikan solusi dalam kehidupan kita terkait dengan masalah utang. Semoga dengan uraian di atas dapat membantu kita dari problematika hidup, khususnya masalah utang. Kita berdo’a kepada Alloh agar senantiasa diberikan keberkahan dalam hidup, sehingga nyatalah bagi kita bahwa hidup bahagia adalah ketika kita terbebas dari utang-utang yang membelit diri kita. Aamiin.

Updated: 02/06/2014 — 1:03 pm
FADIL MUBAROK BLOG © 2014 Frontier Theme