Seputar Tepung Terigu

Makanan berbasis gandum atau tepung terigu telah menjadi makanan pokok banyak negara. Ketersediaannya yang melimpah di pasaran dunia, proteinnya yang tinggi, harganya yang relatif tidak mahal dan pengolahannya yang praktis mudah telah menjadikan makanan berbasis tepung terigu merambah cepat ke berbagai negara. Negara-negara pengekspor gandum juga cukup banyak antara lain, Australia, Kanada, Amerika, Rusia, Cina, dan masih banyak lagi.

Sejarah asal-muasal tanaman gandum sendiri memiliki referensi yang amat beragam. Satu pemahaman yang kiranya sama adalah bahwa tanaman ini diperkirakan pertama kali tumbuh di kawasan Asia. Adalah seorang arkeolog dari Universitas Chicago yang menemukan dua jenis gandum diantara puing-puing reruntuhan sebuah desa kuno di Irak pada tahun 1948. Desa tersebut diperkirakan dibangun 6.700 tahun SM. Read the rest of this entry

Apel dan Pir Dapat Menurunkan Risiko Stroke

Kita baru saja mendapat informasi bahwa menyertakan minyak zaitun ke dalam diet Anda dapat mengurangi risiko stroke hingga 41%. Hasil penelitian terbaru oleh para ilmuwan dari Universitas Wageningen di Belanda menambahkan daftar makanan lain yang dapat menurunkan risiko stroke: apel dan pir. Memakan satu buah apel atau pir setiap hari dapat mengurangi risiko stroke Anda hampir setengahnya. Hasil yang sama tampaknya juga diperoleh dengan memakan buah atau sayuran berwarna putih lainnya seperti pisang, mentimun dan kubis.

Dalam studi berbasis populasi selama 10 tahun itu, lebih dari 20.000 ribu orang dewasa yang berusia rata-rata 41 tahun ikut berpartisipasi. Pada awal penelitian, para peserta diminta untuk mengisi kuesioner rinci tentang diet dan gaya hidup di tahun sebelumnya. Dengan menggunakan informasi tersebut dan mendata kesehatan peserta selama dekade berikutnya, para peneliti dapat memeriksa hubungan antara warna buah dan sayuran yang dikonsumsi dengan risiko stroke. Studi itu menemukan bahwa peningkatan 25 g per hari dalam buah-buahan dan sayuran berwarna putih dikaitkan dengan risiko 9% lebih rendah terkena stroke. Kaitan tidak ditemukan antara kejadian stroke dengan konsumsi buah-buahan dan sayuran berwarna hijau, oranye/kuning atau merah/ungu.apel segar

Seperti diketahui, warna buah-buahan dan sayuran menunjukkan fitokimia yang dikandungnya. Misalnya, likopen terdapat pada buah dan sayuran yang berwarna merah, asam folat pada yang berwarna hijau, dan flavonoid pada yang berwarna kuning/oranye. Buah-buahan dan sayuran berwarna putih mengandung fitokima yang disebut kuersetin. Fitokimia itu telah terbukti dapat mengurangi peradangan, termasuk peradangan yang berkaitan dengan pengerasan arteri.

“Untuk mencegah stroke, mungkin berguna untuk mengonsumsi buah dan sayuran berwarna putih dalam jumlah yang cukup . Misalnya, memakan satu apel sehari merupakan cara mudah untuk meningkatkan asupan buah dan sayuran putih, ” kata Linda M. Oude Griep, M.Sc., penulis utama dari penelitian yang dipublikasikan dalam Stroke: Journal of American Heart Association itu. Mengingat rata-rata apel atau pir memiliki berat antara 100 g dan 125 g, memakan satu buahnya setiap hari akan mengurangi risiko stroke antara 36% sampai 45%. Namun demikian, Linda menambahkan bahwa perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui mengapa buah berdaging putih itu penting. “Sulit untuk mengatakan nutrisi apa yang bertanggung jawab dalam buah-buahan dan sayuran putih itu. Kita tahu bahwa apel dan pir memiliki banyak serat, tapi mungkin ada penjelasan lain.”

Buah-buahan dan kelompok sayur-sayuran berwarna lain dapat melindungi Anda terhadap berbagai penyakit lainnya. Oleh karena itu, tetap penting untuk mengonsumsi banyak buah dan sayuran. Setiap orang juga dapat mengurangi risiko stroke dengan mengonsumsi diet seimbang yang sehat, berolahraga secara teratur, menjauhi stress dan kebisingan, serta memastikan bahwa tekanan darah selalu terkendali.

Sumber: Majalah Kesehatan

Di Atas Ranjang Kematian

Kisah para tauladan menyambut kematiannya.
dakwatuna.com – Saudaraku, berikut ini kisah para Nabi dan sahabat yang mulia saat menyambut kematiannya. Kisah-kisah mereka penuh teladan, sarat pesan dan menjadi bahan renungan.
Kekasih Allah Ibrahim Allaihi Salam
Bercerita Imam Muhasabi dalam kitab “Ar-Riayah” bahwa Allah berfirman kepada Nabi Ibrahim, allaihi salam: ”Wahai kekasihku, bagaimana engkau menemukan kematianmu?” Dia berkata: Seperti tusuk besi (yang dipakai untuk membakar daging) yang diletakan di atas bulu yang basah, kemudian ditarik.” Kemudian Allah berfirman, “Sungguh (yang demikian itu) telah kami mudahkan kematian bagimu, Wahai Ibrahim.”
Nabi Allah Daud, Allaihi Salam
Diriwayatkan bahwa malaikat maut datang untuk menjemput Nabi Daud alaihi salam. Daud berkata: “Siapakah engkau?” Dia menjawab, “kami yang tidak takut raja dan tidak mengabaikan orang-orang kecil, kami juga tidak menerima suap”. Daud berkata: “Jika demikian, anda adalah malaikat kematian?” Dia menjawab: “Ya”, Daud balik berkata: “Kok, mendadak begini, aku tidak mendapatkan pemberitahuan (terlebih dahulu)” Malaikat berkata: “Hai Daud, di mana sahabat-mu fulan? Di mana pula si fulanah, tetanggamu?” “Mereka sudah mati”, jawab Daud. “Bukankah itu pemberitahuan padamu untuk bersiap-siap.”
Nabi yang diajak bicara oleh Allah, Musa allaihi salam
Dikisahkan bahwa Nabi Musa allaihi salam ketika jiwanya berangkat menuju Allah, Allah berfirman: “Hai Musa, Bagaimana kau menemukan kematian?” Dia menjawab, “Aku mendapati diriku seperti burung hidup yang digoreng di atas penggorengan, tidak mati sehingga aku istirahat, dan tidak bertahan hidup sehingga aku terbang”. Diriwayatkan bahwa Musa berkata: “Aku menemukan diriku sebagai seekor kambing dikuliti oleh tukang daging dalam keadaan hidup”.
Ruh Allah, Isa allaihi salam.
Isa putra Maryam, allaihi salam, berkata, “Wahai kaum Hawariyin, berdoalah kepada Allah agar kalian dimudahkan pada saat syakrat (maut) ini” Diriwayatkan bahwa kematian lebih berat dari tebasan pedang, gorokan gergaji dan capitan gunting.
Rasulallah saw menggambarkan kematian kepada para sahabatnya.
Diriwayatkan dari Syahr bin Husyab dia berkata, Rasulullah saw ditanya tentang beratnya kematian? Dia (saw) bersabda, “kematian yang paling ringan adalah seperti bulu wol yang tercerabut dari kulit domba. Apakah mungkin kulit dapat keluar kecuali bersama bulu-bulunya itu?”
Abu Bakar As-shidiq, radiallahu anhu.
Read the rest of this entry

 Page 2 of 17 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »